Home » Penyakit dan Terapi » Tanda-tanda Penyakit Parkinson

Tanda-tanda Penyakit Parkinson



Yayasan Parkinson Nasional Amerika Serikat melakukan Survei pada April 2011 yang menemukan bahwa kebanyakan orang akan menghindari datang ke dokter untuk membahas penyakit Parkinson. Bahkan pada saat mereka mengalami gejala-gejala penyakit Parkinson seperti tangan bergetar. Beberapa orang beranggapan bahwa penyakit Parkinson bisa menjadi menyeramkan.

Adanya pengobatan yang diberikan pada pasien tidak dapat menyembuhkan penyakit Parkinson, tapi pengobatan ini hanya dapat menghambat serta memperlambat perkembangannya. Menurut ahli saraf, Michael Rezak selaku Direktur The American Parkinson’s Disease Association National Young Onset Center  mengatakan, sekarang ini banyak beredar obat yang berfungsi untuk memperlambat perkembangan penyakit Parkinson.

Terjadinya penyakit Parkinson adalah pada saat sel-sel saraf otak yang berfungsi menghasilkan neutransmitter dopamine mulai tidak berfungsi. Banyak sekali orang yang tidak menyadari kalau terserang penyakit Parkinson serta mengetahui penyakit itu ketika sudah berkembang, jadi mengetahui tanda-tanda awal penyakit ini sangatlah penting. Pada saat Anda mengalami gejala-gejala utama seperti kekakuan dan tremor, maka Anda sudah kehilangan produksi neuron dopamine sekitar 40% sampai 50%. Rezak mengatakan, perlu melakukan pengobatan dini supaya Anda tidak kehilangan produksi neuron dopamine lebih banyak.

Berikut adalah 10 pertanda awal penyakit Parkinson:

1. Menghilangnya indera penciuman

Hilangnya rasa kerap sekali di ikuti hilangnya bau. Perlu Anda ketahui bahwa dopamine adalah pengantar kimia yang berfungsi membawa sinyal dari otak dan otot saraf ke seluruh bagian tubuh. hilangnya dopamine dapat berakibat pada indera penciuman yang terganggu sehingga menyebabkan bau tidak dapat tercium.

Rezak menuturkan, seorang pasien tidak dapat mencium bau parfum seorang wanita yang berada di dalam pesta, padahal semua orang sudah berkomentar tentang seberapa kuat aroma parfum wanita itu.

2. Mengalami kesulitan tidur

Rapid eye movement behavior merupakan kondisi tidur cepat yang perlu diwaspadai oleh ahli saraf. Kondisi RBD dapat berakibat pada perilaku seseorang seperti menggemeretkan gigi, berteriak serta menendang. Jumlah dari orang yang menderita kondisi RBD, sebanyak 40% paling tidak dalam waktu 10 tahun berpotensi mengembangkan Parkinson, ujar Rezak.

Baca juga :   Obat Batuk Tradisional dan Modern

Penyakit Parkinson berkaitan juga dengan dua keadaan masalah tidur lainnya, antara lain napas tiba-tiba saja berhenti sejenak pada saat tidur disebut juga dengan sleep apnea dan kaki merasa ada tusukkan, kesemutan serta perasaan perlunya memindah posisi kaki.

Semua pasien dengan kondisi ini tidak semuanya dapat mengembangkan penyakit Parkinson, namun keadaan sleep apnea merupakan kondisi yang paling sering dialami pasien Parkinson.

3. Terjadinya sembelit

Penyakit Parkinson mempunyai tanda awal yang paling umum yaitu sembelit dan kentut, tanda-tanda ini juga sering diabaikan oleh beberapa orang karena penyebab terjadinya Parkinson lumayan banyak. Sembelit yang menyebabkan Parkinson tentunya berbeda dengan sembelit yang tidak menyebabkan Parkinson, Anda pasti bisa membedakannya. Biasanya sembelit yang disebabkan Parkinson akan disertai dengan perasaan kenyang, walaupun makannya baru sedikit.

4. Ekspresi wajah berkurang

Kehilangan dopamine dapat berpengaruh terhadap otot-otot wajah, sehingga dapat membuat wajah kaku dan berakibat ekspresi wajah berkurang. Sering disebut juga oleh beberapa orang dengan wajah batu.

5. Pada leher terasa nyeri

Kebanyakan terjadinya tanda ini dialami oleh wanita, biasanya terjadi setelah mereka mengeluhkan mengalami kekakuan atau tremor. Sifat nyeri pada leher ini akan terus berlanjut, tentunya sangat berbeda dengan kram otot biasa yang dalam hitungan satu atau dua hari dapat hilang. Kejadian munculnya mati rasa dan kesemutan telah terjadi pada beberapa orang.

6. Lambat saat menulis

Bradykinesia merupakan salah satu gejala Parkinson yang sering diartikan dengan perlambatan dan hilangnya gerakan spontan. Untuk mengenali tanda bradykinesia dapat di lihat dari tulisan tangan.

Baca juga :   Makanan Yang Dapat Mengurangi Kepikunan

Kemunculan bradykinesia juga dapat dilihat pada saat mencuci dan berpakaian. Pada saat berdandan, seseorang yang terkena bradykinesia akan membutuhkan waktu yang lama.

7. Perubahan pada suara

Berubahnya suara menjadi lebih lembut akan terjadi. Dokter sering banyak yang melupakan tanda-tanda ini untuk mendiagnosis pasien penderita penyakit Parkinson. Penyebab yang menjadikan pasien kesulitan untuk mengatakan sesuatu adalah otot-otot wajah yang menjadi kaku. Kesulitan membuka mulut dialami oleh beberapa pasien.

8. Lengan tidak bisa berayun bebas

Tidak bisa dengan bebas lengan untuk direntangkan, sehingga akan mengalami kesulitan jika akan mengambil vas bunga yang ada di rak tertinggi.

9. keringat yang keluar tidak wajar atau berlebihan

Pada saat sistem saraf mulai terserang Parkinson, maka kemampuan untuk mengatur tubuh bisa hilang, sehingga pada kulit dan kelenjar keringat terjadi perubahan. Banyak sekali yang tidak mengetahui sebabnya kenapa keringat yang keluar terjadi sangat tidak wajar. Untuk wanita, serangan ini dapat hilang karena adanya gejala menopause. Gejala seperti ini disebut juga dengan gejala hyperhidrosis.

10. Suasana hati dan kepribadian berubah

Terkait dengan datangnya penyakit Parkinson bahwa ada beberapa perubahan kepribadian yang terkait, seperti depresi, kecemasan yang diucapkan dalam situasi yang baru dan penarikan sosial, namun para ahli tidak yakin mengenai hal ini. Tanda pertama pada kebanyakan pasien Parkinson adalah mengalami depresi yang sebelumnya belum pernah dialaminya.

 




loading...

Artikel terkait Tanda-tanda Penyakit Parkinson