Risiko Pemasangan Gigi Palsu



Penyebab dari pemasangan gigi palsu yang tanpa ilmu dan asal pasang yang dilakukan oleh tukang pasang gigi dapat menyebabkan bau busuk di dalam rongga mulut. Dapat mengakibatkan penyakit sistemik yang bisa mengenai organ otak jantung ginjal dan hati untuk orang yang memasang gigi palsu di tukang gigi.

Akan sangat fatal jika tenaga yang tidak mengetahui segala pengetahuan ilmiah mengenai kesehatan jaringan rongga mulut nekat melakukan praktik kedokteran gigi. Sama saja memasang ranjau dalam rongga mulut jika tukang gigi memasang gigi tiruan pada pasiennya.

Menurut Prof Dr, drg, Sudibyo, SU selaku ketua Pengurus Wilayah PDGI (Persatuan Dokter Gigi Indonesia) DIY, menyatakan bahwa banyak pasien yang gusinya sudah infeksi parah akibat pemasangan gigi palsu oleh tukang gigi.

Dokter gigi yang praktik di daerah pinggiran umumnya menerima pasien yang mengalami kasus seperti itu. Biasanya asal pasien dari kalangan menengah bawah, pinggiran atau desa. Masyarakat tersebut memiliki kesadaran dan pengetahuan tentang kesehatan gigi yang masih kurang. Akan sangat merugikan masyarakat apabila ada petugas atau tukang gigi yang melakukan pemasangan gigi palsu dengan asal. Masyarakat masih banyak yang belum tahu bahwa pemasangan gigi palsu akan berakibat fatal apabila dilakukan oleh orang yang bukan ahlinya.

Baca juga :   Cara Lain Mencegah Nyamuk Demam Berdarah

Ujar Dibyo, dalam rongga gigi terdapat bakteri/mikroflora yang baik, tetapi bila pemasangan gigi palsu tidak benar dan tanpa ilmu, maka bakteri tersebut akan menyerang manusia karena busuk yakni dapat menyebabkan penyakit sistemik. Dibyo menilai sangat terlambat tindakan pemerintah untuk melarang tukang gigi. Dulu tukang gigi memang mendapat izin dari pemerintah, tapi pemerintah melarangnya setelah izin habis. Hal ini dilakukan karena banyak masyarakat yang menjadi korban.

Adanya peraturan baru Menteri Kesehatan yaitu tukang gigi dilarang melakukan pelayanan kesehatan gigi dan mulut. Tidak hanya di daerah pedesaan saja, tetapi mereka yang tinggal diperkotaan sebagian juga masih tertarik untuk melakukan perawatan gigi di tukang gigi. Pembuatan dan pemasangan gigi tiruan di tukang gigi, sebagian masih dilakukan oleh masyarakat perkotaan.

Kebutuhan masyarakat Indonesia mengenai pelayanan kesehatan gigi dan mulut semakin meningkat, namun jumlah tenaga kesehatan gigi professional khusunya dokter masih sangat kurang untuk dapat memenuhi kebutuhan keehatan gigi masyarakat. Tenaga gigi professional juga masih terkonsentrasi di daerah-daerah tertentu dan masih belum tersebar.

Baca juga :   Hasil Survei Menyatakan Bahwa: Payudara Besar Lebih Bikin PD Daripada IQ Tinggi

Apabila Anda pergi ke tukang gigi untuk melakukan perawatan gigi, maka Anda harus tahu betul mengenai segala risikonya. Jangan pernah menyepelekan kesehatan gigi, walaupun tampaknya gigi hanya bagian kecil dari tubuh.

 




loading...