Fakta-fakta yang Terkait Sistem Reproduksi Wanita



Adanya kemajuan teknologi sangat membantu para ahli untuk mengetahui sistem reproduksi pada wanita, namun ada beberapa misteri yang belum dapat terpecahkan. Para peneliti telah menemukan beberapa fakta terkait dengan sistem reproduksi wanita

Hasil dari beberapa studi terkadang bertolak belakang, sehingga masih banyak misteri yang belum terungkap dari saluran reproduksi wanita, dan dari organ ini juga belum dapat diambil suatu kesimpulan yang tepat.

Kutipan dari Livescience, menyebutkan bahwa sudah ditemukan beberapa fakta yang terkait dengan saluran reproduksi wanita, diantaranya:

1. Rahim adalah organ yang sangat elastis

Rahim yang sehat bila tidak digunakan mempunyai ukuran yang kecil, untuk panjangnya 3 inci atau 7,5cm dengan lebar sekitar 2 inci atau 5cm. Tapi Rahim akan mengalami perubahan ketika memasuki kehamilan, pada saat usia kehamilan berumur 20 minggu akan terjadi perkembangan Rahim menuju pusar. Dan pada saat kehamilan berumur 36 minggu akan terjadi tepi luar Rahim sampai ke tepi bawah tulang rusuk.

2. Vagina mempunyai pH asam

Untuk kadar pH vagina yang normal adalah cukup asam antara 4,5 dan skalanya 7, dapat dicontohkan kadar asam tersebut mirip dengan tomat atau bir. Keasaman dari vagina akan dipertahankan oleh mikroba, seperti diproduksinya asam laktat oleh lactobacillus sehingga di dalam vagina perempuan akan mendominasi ekosistem. Bakteri tersebut mempunyai peran yang penting untuk menjaga vagina supaya tetap dalam kondisi sehat serta mencegah dari infeksi.

Baca juga :   Alergi Pada Anak

3. Selaput dara atau hymen

Pada saat vagina terbuka akan terlihat sepotong jaringan kecil atau selaput dara. Pecah atau robeknya bagian ini dapat disebabkan oleh aktivitas seks yang dilakukan pertama kali atau bisa juga karena aktivitas lain, namun ada juga yang hanya merenggang dan tidak robek.

Kondisi imperforate hymen adalah suatu kondisi dimana lubang tidak ada dalam jaringan dan kasus ini jarang sekali terjadi, diperkirakan dari kelahiran bayi perempuan 1 dari 2.000 kelahiran mengalami kondisi tersebut. Untuk mengatasi masalah ini hanya diperlukan sayatan kecil.

4. Misteri dari keberadaan G-spot

Perdebatan pernah timbul mengenai kesensitifan  G-spot (area dalam vagina) terhadap stimulasi erotis. Seorang ahli bedah yang bernama Ada Ostrzenski, baru-baru ini mengaku sudah menemukan bukti anatomi G-spot dari tali jaringan ereksi. Namun diungkapkan juga oleh ahli lain, bahwa G-spot hanyalah perpanjangan dari internal klitoris.

5. Perempuan yang mempunyai 2 rahim

Suatu kondisi yang terjadi yaitu dimana seorang wanita terlahir dengan mempunyai 2 rahim atau uterus didelphys. Secara normal seharusnya 2 tabung yang ada bergabung menjadi satu, kejadian ini terbentuk ketika pembentukan sistem reproduksi. Gejala dari kondisi ini sering sekali tidak muncul, terkadang ada juga gejala yang muncul seperti perdarahan menstruasi yang tidak normal atau mengalami gangguan kesuburan.

Baca juga :   Penyebab dan Cara Mengobati Penyakit Tipes Secara Alami

6. Tidak mudah untuk menentukan kehamilan

Bukanlah suatu perkara yang sederhana untuk menentukan apakah seseorang hamil atau tidak. Yang dilakukan dokter untuk mengukur kehamilan adalah sejak hari pertama selesainya menstruasi, namun dokter tidak dapat mendeteksi terjadinya pembuahan. Jika di dalam dinding Rahim terdapat implan embrio yang berkembang, maka dapat dipastikan terjadi kehamilan.




loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *