10 Cara Pengobatan Diabetes Secara Alami



Diabetes, atau sering juga disebut diabetes mellitus, telah menjadi salah satu penyakit yang sangat umum dijumpai di masyarakat kita. Walaupun para ahli sering mengatakan bahwa penyebab utamanya adalah karena adanya faktor keturunan, kita yang merasa tidak mempunyai orang tua atau leluhur dengan riwayat diabetes juga wajib waspada. Pola makan kita, terutama yang hidup di perkotaan, juga bisa menyebabkan kita terkena penyakit ini, karena sumber utamanya adalah gula yang dikonsumsi tubuh secara berlebihan dan tidak bisa diserap dengan baik oleh tubuh kita. Kita sering mendengar istilah diabetes tipe 1 dan 2 dan ada juga yang menyebut diabetes kering dan basah. Pasien yang disebut menderita diabetes tipe 1 adalah pasien yang pankreasnya sudah rusak, sehingga membutuhkan tambahan insulin untuk mengontrol kadar gulanya, sedangkan pasien akan disebut penderita diabetes tipe 2 jika pankreasnya masih berfungsi tetapi tidak mampu menghasilkan insulin yang cukup untuk mengontrol gula yang masuk ataupun organ tubuh memberikan resistansi terhadap insulin yang dihasilkan. Sedangkan istilah kering dan basah sebenarnya hampir sama, hanya saja biasanya digunakan untuk membedakan penderita diabetes yang kalau mendapat luka, lukanya cepat atau lambat kering.

10 Cara Pengobatan Alami untuk Penderita Diabetes

Beberapa gejala umum dari diabetes termasuk kelelahan, penurunan berat badan (meskipun anda makan lebih banyak), haus yang berlebihan, peningkatan buang air kecil, luka berdarah atau memar yang lambat sembuh serta penglihatan yang kabur. Meskipun saat ini belum ditemukan obat yang mampu menghilangkan diabetes secara sempurna, tidak berarti anda harus stop mengkonsumsi gula sama sekali. Ada berbagai solusi alami untuk diabetes yang akan membantu Anda mengontrol kadar gula darah Anda.

Berikut adalah 10 cara pengobatan alami untuk diabetes. Ingat, Anda juga perlu berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat mengenai kondisi diabetes anda.

1. Pare

Obat Diabetes Alami dengan Pare
Obat Diabetes Alami dengan Pare

Labu pahit, juga dikenal sebagai pare, dapat membantu untuk mengendalikan diabetes karena efeknya yang mampu menurunkan glukosa darah secara merata dan tidak terfokus hanya di beberapa organ tubuh tertentu. Pare juga membantu meningkatkan sekresi insulin pankreas dan membuat insulin lebih adaptif terhadap gula. Walaupun tidak sepenuhnya dapat menggantikan pengobatan seperti penyuntikan insulin untuk kasus yang sudah parah, pare bisa dijadikan menu wajib untuk pengobatan diabetes baik tipe 1 ataupun 2.

Cara penyajian :
– Minum jus pare saat perut kosong setiap pagi. Pertama buang bijinya dua sampai tiga labu pahit dan menggunakan juicer untuk mengekstrak jus. Tambahkan air dan kemudian meminumnya. Ikuti perawatan ini setiap hari di pagi hari selama setidaknya dua bulan.
– Biar tidak bosan, anda juga bisa memasukkan pare ini ke dalam menu makanan anda, baik sebagai menu utama ataupun tambahan bumbu.

2. Cinnamon

Pengobatan Diabetes dengan Kayu Manis
Pengobatan Diabetes dengan Kayu Manis

Cinnamon atau Kayu manis dalam bentuk bubuk memiliki kemampuan untuk menurunkan kadar gula darah dengan merangsang aktivitas insulin. Ini berisi komponen bioaktif yang dapat membantu mencegah dan melawan diabetes. Pasien tertentu merespon cukup baik terhadap jenis tanaman ini dan mereka memperlihatkan kadar gula darah yang cukup terkontrol, terutama untuk pasien dengan diabetes tipe 2.

Walaupun demikian, jangan mengkonsumsi Cinnamon secara berlebihan, terutama apabila kita membeli Cinnamon dari toko, yang biasanya menjual jenis Cassia yang mengandung senyawa yang disebut coumarin. Ini adalah senyawa beracun yang meningkatkan risiko kerusakan hati.

Baca juga :   Kenali Penyebab Lingkaran Hitam Pada Mata Serta Solusinya

Ada jenis Cinnamon lain dari ramuan ini dikenal sebagai Ceylon cinnamon atau “true cinnamon.” Hal ini dianggap lebih aman bagi kesehatan namun efeknya terhadap kadar glukosa darah belum diteliti secara memadai.

Cara penyajian :
– Campurkan satu-setengah sampai satu sendok teh kayu manis dalam secangkir air hangat. Minum setiap hari.
– Pilihan lain adalah dengan merebus 2-4 batang kayu manis dalam satu cangkir air selama kurang lebih 20 menit. Diminum setiap hari sampai Anda melihat perbaikan.
– Anda juga dapat menambahkan kayu manis untuk minuman hangat, smoothies dan dipanggang.

3. Fenugreek

Tanaman fenugreek atau yang dikenal dengan nama klabet / klebet dalam bahasa Indonesia ini merupakan jenis tanaman yang berasal dari Yunani. Fenugreek dapat digunakan untuk mengontrol diabetes, meningkatkan toleransi glukosa dan menurunkan kadar gula darah. Hal ini juga merangsang sekresi insulin glukosa dan mengatur penyerapan karbohidrat dan gula. Biasanya sudah dijual dalam bentuk bubuk.

Cara penyajian :
– Rendam dua sendok makan biji fenugreek dalam air semalam. Minum air bersama dengan benih di pagi hari pada waktu perut kosong. Minum secara teratur selama beberapa bulan untuk menurunkan kadar glukosa Anda.
– Pilihan lain adalah untuk makan dua sendok makan bubuk fenugreek setiap hari dengan susu.

4. India Gooseberry (Amla)

Gooseberry India, juga dikenal sebagai amla, sama seperti tanaman lain juga membantu penurunan glukosa dan juga menjaga pankreas agar tetap bekerja optimal.

Cara penyajian :
– Ambil 2-3 gooseberry India, buang bijinya dan menggilingnya menjadi halus. Kemudian diblender hasilnya dengan dicampur sedikit air. Mencampur dua sendok makan jus dalam satu cangkir air dan minum setiap hari pada waktu perut kosong.
– Atau, campurkan satu sendok makan jus gooseberry India dan campur dengan jus pare serta minum setiap hari selama beberapa bulan.

5. Plum Hitam atau Blackberry India

Plum hitam juga dapat membantu banyak dalam mengendalikan tingkat gula darah karena mengandung anthocyanin, asam ellagic, tanin terhidrolisa yang terbukti efektif menurunkan kadar gula darah.

Setiap bagian dari tanaman Jambul seperti daun, berry dan biji dapat digunakan oleh mereka yang menderita diabetes. Bahkan, penelitian telah menunjukkan bahwa buah-buahan dan biji tanaman ini memiliki efek hipoglikemik karena mereka membantu mengurangi darah dan gula urin tingkat cepat.

Benih, khususnya, mengandung glikosida jamboline dan jambosine alkaloid yang mengatur kadar gula darah.

Setiap kali buah musiman ini tersedia di pasar, cobalah untuk memasukkannya ke dalam diet Anda karena dapat sangat efektif untuk pankreas. Lagi Anda dapat membuat bubuk biji kering buah Jambul dan makan bubuk ini dengan air dua kali sehari. Buah ini adalah asli dari India, tapi mungkin tersedia di toko-toko lokal kalau anda berminat untuk mencobanya.

6. Daun Mangga

Daun mangga halus dan lembut dapat digunakan untuk mengobati diabetes dengan mengatur kadar insulin di dalam darah. Mereka juga dapat membantu meningkatkan profil lipid darah.

Cara penyajian :
– Rendam 10 sampai 15 daun mangga dalam segelas air selama satu malam. Di pagi hari, saring airnya dan minum dalam kondisi perut kosong.
– Anda juga dapat mengeringkan daun ini di tempat teduh dan menggilingnya setelah kering. Makan satu-setengah sendok teh mangga bubuk daun dua kali sehari.

Baca juga :   Kenali Penyebab Dan Gejala Hepatitis Dari Sekarang

7. Daun Curry

Daun Curry merupakan tanaman asli India dan berguna dalam mencegah dan mengendalikan diabetes karena mereka memiliki sifat anti-diabetes.

Anda bisa mengunyah sekitar 10 daun curry segar setiap hari di pagi hari. Untuk hasil terbaik, lanjutkan perawatan ini selama tiga sampai empat bulan. Hal ini juga membantu menurunkan kadar kolesterol tinggi dan obesitas.

8. Lidah Buaya/Aloe Vera

Lidah Buaya sebagai Obat Diabetes
Lidah Buaya sebagai Obat Diabetes

Getah lidah buaya (Aloe Vera) yang sering kita dengar adalah tanaman yang sering dipakai untuk shampoo. Selain untuk kesehatan rambut, lidah buaya juga berkhasiat untuk mengobati penderita diabetes karena mengandung pitosterol yang merangsang efek anti-hiperglikemia untuk diabetes tipe 2. Kombinasi gel lidah buaya, daun salam dan kunyit sangat membantu untuk mengontrol gula darah.

Cara penyajian
– Campur satu setengah sendok teh masing-masing daun salam tanah dan kunyit dan satu sendok makan gel lidah buaya.
– Konsumsi ramuan ini dua kali sehari, sebelum makan siang dan makan malam.

9. Jambu

Karena vitamin C dan kandungan serat yang tinggi, makan jambu biji dapat benar-benar membantu dalam menjaga kadar gula darah. Perhatikan bahwa yang dimakan adalah buahnya, bukan kulitnya, jadi kupas terlebih dahulu kulitnya sebelum dimakan. Dan tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi terlalu banyak jambu biji dalam satu hari.

10. Okra

Okra, memiliki konstituen seperti molekul polifenol yang dapat membantu menurunkan kadar glukosa darah dan mengontrol diabetes. Sebuah studi 2011 yang diterbitkan dalam Journal of Pharmacy dan BioAllied Ilmu menemukan biji okra serta kulitnya dalam bentuk bubuk memiliki potensi antidiabetes dan antihyperlipidemic.

Cara penyajian
– Potong ujung beberapa okra dan tusuk mereka dengan menggunakan garpu. Rendam okra dalam segelas air semalam. Di pagi hari, buang okranya dan minum air hasil rendaman saat perut kosong. Lakukan setiap hari ini selama beberapa minggu. Lihat lebih lanjut di sini.
– Anda juga bisa memasukkan okra sebagai bahan masakan atau teman makan anda.

Tips tambahan
– Monitor kadar gula darah anda secara rutin saat mengkonsumsi obat alamiah di atas, sehingga anda bisa menyimpulkan jenis obat yang paling cocok dengan anda
– Atur pola makan anda agar tetap sehat. Lebih banyaklah makan makanan yang mengandung serat.
– Olahraga secara teratur.
– Beberapa menit paparan harian sinar matahari juga dapat membantu mengontrol diabetes karena membantu memproduksi vitamin D, yang penting untuk produksi insulin.
– Minum banyak air sepanjang hari. Gantikan soda biasa dan jus manis dengan air.
– Hilangkan stres. Cobalah lebih rileks dalam bekerja atau melakukan berbagai aktivitas. Mengikuti yoga atau mendengarkan musik yang ringan atau melakukan hobi yang anda sukai dapat membantu menjaga kadar gula anda agar tidak berlebihan.

Seperti sudah disampaikan di awal, cara pengobatan alami di atas atau sering juga disebut pengobatan herbal tidak menjamin penyakit diabetes anda akan sembuh. Selain masalah kecocokan terhadap obat, pola hidup anda juga harus menjadi lebih sehat dibandingkan sebelumnya.




loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *